Memang secara geologi Jakarta rentan dan rawan terhadap gempa, namun masih banyak yang belum “ngeh” dengan ancaman ini. Bisa jadi karena ancaman rutin yang sering terjadi adalah banjir. Namun sindrom melupakan sesuatu karena ada sesuatu yang baru sangatlah merugikan dan membahayakan.
Berdasarkan presentasi M.T. ZEN (Emeritus Professor in Geophysical Engineering Dept of ITB, dan Kepala Divisi R&D PT Asuransi Maipark) pada World Bank’s Panel Discussion on Natural Hazards, un Natural Disaster Launch and Discussion pada 24 Maret 2011 di hotel Borobudur Jakarta, dipaparkan bahwa pada 1757 terjadi gempa dengan skala 7SR di pantai utara Jakarta dan berdasarkan catatan NGDC (National Geophysical Data Center – United States Department of Commerce), gempa tersebut juga disertai dengan gelombang tsunami. Ketinggian gelombang tsunami bervariasi dari 1 – 3 meter.
Gempa ini diduga menyebabkan kerusakan disekitar pantai utara Jakarta bagian timur dan ini yang paling parah, Cilincing. Daerah Jakarta Selatan – Setiabudi merupakan kerusakan terparah kedua.
Kedua daerah ini mengalami kerusakan karena hal yang berbeda, kawasan pantai utara Jakarta bagian timur karena factor jarak yang dekat dengan pusat gempa sedangkan Setiabudi akibat factor kondisi geologi local.
Berdasarkan catatan ini maka pemda DKI wajib membuat peta zona bahaya gempa dengan mikrozonasi DKI Jakarta, factor geologi dan kepadatan serta distribusi gedung tinggi perlu diperhatikan. Ini menindaklanjuti peta zonasi bahaya gempa yang tahun lalu diluncurkan oleh BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) dengan zona nasional atau belum per provinsi, padahal DKI memiliki dua tipe geologi yang berbeda antara utara dan selatan. Untuk lebih lengkap bisa lihat disini.
BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) DKI Jakarta sudah dibentuk pada akhir Februari lalu dengan Kepala dirangkap Sekda Provinsi DKI dan Kepala Pelaksana Harian Bapak Arfan Hakily. Diharapkan dengan adanya BPBD maka kesiapsiagaan di DKI dapat ditingkatkan dan kepedualian semua unsur terhadap upaya pengurangan risiko bencana di DKI juga dapat ditingkatkan.
Silahkan memberikan komentar anda mengenai tulisan ini disini, atau di boks dibawah tulisan ini, terima kasih.
GPS murah di sini, kontak: tracknavigate[at]yahoo[dot]com

0 komentar:
Post a Comment