Pengarusutamaan Jender
Pada sesi ini peserta mendiskusikan bagaimana PMI dapat mengarusutamakan perspektif jender dalam pelayanannya, termasuk dalam pemetaan. Di sesi ini juga diklarifikasi mengenai apa itu jender, karena masih banyak yang menganggap bahwa jender adalah perempuan. Akibatnya bila ada term jender maka otomatis fikiran akan tertuju pada perempuan, “ayo yang jender yang menjadi ketua kelompok” maksudnya adalah yang menjadi ketua kelompok perempuan saja, waduh!!!.
Dengan menggunakan metode diskusi dan media-media yang menarik perhatian (Pak Arifin menggunakan foto-foto sebagai sumber diskusi) para mappers dapat dengan enjoy menjalani proses dan mempermudah penggalian pendapat.
Mengelola Situasi Sulit
Cara penyampaian yang digunakan oleh Pak Arifin adalah melalui kuis, yaitu peserta diminta mengambil soal yang ada diamplop kemudian membahas bersama anggota kelompok lainnya dan menyampaikan kepada peserta lain mereka mendapat soal apa dan bagaimana tekhnik mereka menghadapi situasi sulit itu.
Ada yang hanya menjelaskan saja dan ada pula yang melalui bermain peran diantara anggota kelompok yang dipertontonkan kepada peserta lain.
Sebagaimana layaknya kuis maka mereka akan dinilai dan dijadikan nilai kelompok yang mendukung nilai kelulusan. Baik yang mempresentasikan/mendemonstrasikan maupun yang menyanggah akan mendapat nilai sesuai kemampuan mereka.
Media Pembelajaran
Malam ini juga peserta ditugaskan membuat database untuk posko penanggulangan bencana di Markas PMI mereka.
Silahkan tulis komentar disini. ▲
Pak.. KAdiv terimkasih ilmu dan Pengalamannya, semoga akan menjadi bekal kami di Lapangan
ReplyDelete