Slider-1-Title-Here

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor. Aenean massa. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, pretium quis, sem. Nulla consequat massa quis enim.

Slider-2-Title-Here

In enim justo, rhoncus ut, imperdiet a, venenatis vitae, justo. Nullam dictum felis eu pede mollis pretium. Integer tincidunt. Cras dapibus. Vivamus elementum semper nisi. Aenean vulputate eleifend tellus. Aenean leo ligula, porttitor eu, consequat vitae, eleifend ac, enim. Aliquam lorem ante, dapibus in, viverra quis, feugiat a, tellus. Phasellus viverra nulla ut metus varius laoreet.

Slider-3-Title-Here

Aenean imperdiet. Etiam ultricies nisi vel augue. Curabitur ullamcorper ultricies nisi. Nam eget dui. Etiam rhoncus. Maecenas tempus, tellus eget condimentum rhoncus, sem quam semper libero, sit amet adipiscing sem neque sed ipsum. Nam quam nunc, blandit vel, luctus pulvinar, hendrerit id, lorem.

Slider-4-Title-Here

dui quis mi consectetuer lacinia. Nam pretium turpis et arcu. Duis arcu tortor, suscipit eget, imperdiet nec, imperdiet iaculis, ipsum. Sed aliquam ultrices mauris. Integer ante arcu, accumsan a, consectetuer eget, posuere ut, mauris. Praesent adipiscing. Phasellus ullamcorper ipsum rutrum nunc. Nunc nonummy metus. Vestibulum volutpat pretium libero. Cras id dui.

Slider-5-Title-Here

Aenean tellus metus, bibendum sed, posuere ac, mattis non, nunc. Vestibulum fringilla pede sit amet augue. In turpis. Pellentesque posuere. Praesent turpis. Aenean posuere, tortor sed cursus feugiat, nunc augue blandit nunc, eu sollicitudin urna dolor sagittis lacus.

Lokasi Gempa

Gambar ini menunjukkan lokasi gempa terakhir di Indonesia

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Compass

Penunjuk Arah

GPS Constellation

A visual example of the GPS constellation in motion with the Earth rotating. Notice how the number of satellites in view from a given point on the Earth's surface, in this example at 45°N, changes with time.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

7.3.09

Sekilas Galileo


GPS punya USA dan Glonass punya Rusia. Kedua sistem navigasi ini pada dasarnya dan awalnya dan pasti seterusnya akan digunakan dalam kepentingan militer. Baik USA maupun Rusia, masing-masing mengoperasikan sistem navigasi berbasis satélite tersebut. Jadi bila diperlukan mereka pasti (hipotesa) akan mengacak sistem navgasi tersebut bila dalam kondisi perang yang melibatkan negara mereka.

Bahkan saya mendengar rumor bahwa AS pernah mengacak GPS disaat akan memulai perang teluk dan irak, rumor yang boleh dipercaya atau dilewatkan saja.

Sudah pasti ini akan merugikan pihak lawan yang mengandalkan sistem navigasi dari kedua negara tersebut, sehingga beberapa negara dengan komandannya Uni Eropa sedang membangun suatu sistem navigasi yang berdiri sendiri. Sistem tersebut adalah Galileo.






Menurut wikipedia.org Galileo sedang dikembangkan oleh Uni Eropa dan European Space Agency. Proyek bernilai €3,4 miliar ini dibuat untuk menyediakan alternatif dari Global Positioning System Amerika Serikat dan GLONASS Rusia. Pada 30 November 2007, 27 menteri transportasi Uni Eropa setuju untuk mengaktifkan Galileo selambatnya pada 2013.



Masih menurut Wikipedia.org Sistem Galileo diperkirakan akan lebih akurat dari GPS dan GLONASS, lebih akurat di ketinggian yang tinggi, dan dapat membantu Eropa pada saat perang. Dan seperti GPS, pemakaiannya juga akan gratis.



Karena nilai strategisnya ini, dan juga menghindari dominasi kedua Negara di segala bidang, terutama militer, maka banyak negara yang mau bekerjasama untuk mengembangkan Galileo. Negara-negara tersebut adalah:



1. RRC, yang bersedia memberikan dana sebesar €230 juta (ASD 296 juta), bergabung pada tahun 2003.


2. Israel pada Juli 2004 menandatangani persetujuan dengan UE untuk menjadi partner dalam pengembangan Galileo.


3. 3 Juni 2005, Ukrania mengikuti jejak Israel.


4. Ditahun yang sama 7 September 2005 negara di Asia Selatan, India mengambil peran dan menandatangani persetujuan dengan mendirikan system augmentasi regional berdasarkan EGNOS.


5. Nopember 2005, Maroko dan Arab Saudi ikut bergabung dalam proyek Galileo.


6. 12 januari 2006 Korea Selatan ikut bergabung.


7. Ada spekulasi bahwa negara lain juga akan bergabung dalam projek Galileo, termasuk Argentina, Australia, Brazil, Canada, Chile, Japan, Malaysia, Mexico, Norway, Pakistan, Russia, dan South Korea.



Mari kita tunggu bersama. Galileo.

6.3.09

25 Pages GPS Guide in AutoExpert Magazine


Alhamdulillah,akhirnya kebeli juga majalah AutoExpert edisi Januari-Februari 2009 setelah sampai Jakarta dari “jalan-jalan” penugasan kantor untuk asesmen daerah program PERTAMA PMI (Sulawesi Tenggara). Kenapa sih sampe-sampe saya segitu gembiranya bisa dapetin majalah itu? Padahal kan sudah edisi “basi” (edisi Jan-Feb di beli di bulan Maret). Teringat mottoku, ga ada majalah atau buku bekas – selama belon pernah dibaca berarti masih baru, hehehe.

Tertarik dengan iklannnya yang memuat panduan GPS dalam 25 halaman, jelas membuat saya tertarik dan kesengsem untuk membelinya. Pas beli, ga ngecewain Bro. Isinya bagus banget.






Halaman awal berisi sejarah GPS yang update banget, dilanjutkan dengan apa fungsi GPS, baik di dunia militer maupun sipil dan bagaimana mengoptimalkannya. Halaman berikutnya tentang bagaimana GPS bekerja? Fitur-fitur GPS tak ketinggalan pula dibahas. Juga ulasan singkat GPS-GPS keluaran produsen terkenal, yaitu: GPS MIO C320b, MyGuide m.imove4228, Garmin Oregon 300i (wah saya kesengsem banget nih sama GPS yang satu ini), Garmin Nuvi 205Wi, Garmin Nuvi 550i, dan Garmin Nuvi 710i.



Tidak ketinggalan juga mengulas merk-merk lain yang ”kurang dikenal”, dan GPS phone yang telah beredar.



Jadi beneran majalah itu bak panduan lengkap tentang GPS dan bisa dijadikan rujukan untuk kita dalam membeli GPS yang cocok buat kita. Sehingga menghindarkan kita membeli gadget hanya karena trend saja.



Memang berbeda dengan yang dimuat di majalah AutoBild Indonesia pada edisi 151 (11-17 Februari 2009, dimana Autobild mengulas dengan cara membandingkan masing-masing Navigation Personal Devices. Saya juga pernah mengulas di http://pgis-sigap.blogspot.com/2009/02/test-produk-gps-portable-di-majalah.html

5.3.09

Selintas GPS dan Aplikasi: tracking system (oleh Santosa)


Technology Global Positioning System (GPS) tumbuh pesat merambah berbagai bidang aplikasi. Masyarakatpun telah banyak mengerti dan menggunakan GPS untuk berbagai keperluan dari navigasi sampai dengan pelacakan. Nah, barangkali ada yang belum paham tentang technology GPS dan yang lagi berkembang saat ini yaitu GPS tracking device, berikut saya ulas sedikit mengenai hal tersebut.




GPS merupakan system navigasi satelit Amerika yang pada awalnya digunakan untuk keperluan militer. Namun kemudian technology ini menjadi dual syatem dimana melayani juga kepentingan public. Meskipun begitu, menurut peraturan pemerintah Amerika, penggunaan maupun tingkat akurasi dari sinyal GPS yang dipakai umum yang disebut Course Acquisition code (C/A code) dibatasi. Namun semenjak tahun 2000, policy ini di hapuskan dan hal tersebut membuat akurasi dari sinyal GPS yang untuk masyarakat meningkat hampir menyamai Precise code (P-code) milik militer. Selain itu sejak 2005, Amerika juga melaksanakan program modernisasi GPS. Kedua hal tersebut merupakan pemicu bagi pertumbuhan GPS saat ini.



Saat ini ada 29 GPS satellite yang beredar pada 6 orbit. Secara ideal, 24 satellite sudah mencukupi untuk mengkover semua tempat dipermukaan bumi. Karena, minimal ada 4 satellite yang terdeteksi oleh GPS receiver untuk dapat menentukan posisi koordinat satu tempat.



Nah kemudian kita akan membahas salah satu aplikasi GPS yaitu sebagai alat pelacak (tracking device). Technology instrumentasi dan elektronika saat ini sudah sedemikian maju sehingga dapat menciptakan GPS receiver dengen ukuran kecil. Untuk keperluan pelacakan, GPS receiver ini juga dilengkapi dengan transmitter yang dapat dapat dikoneksikan ke network melalui GPRS yang kemudian akan di process oleh server ditempat berbeda. Server bisa merupakan server indivual atau melibatkan operator (third party). Dari sini, di peroleh informasi keberadaan dari object yang sedang di lacak. Berikut ini adalah video singkat yang menggambarkan bagaimana applikasi dari GPS untuk keperluan pelacakan dari kehidupan sehari2 sampai keperluan kepolisian.



dari: http://santosa.wordpress.com/2008/10/24/selintas-gps-dan-aplikasi-tracking-system/



Terima Kasih Mas Santosa atas izinnya memuat tulisannya di blog ini. Semoga berguna.

4.3.09

Penerapan GIS di Organisasi/Institusi


GIS sudah seharusnya menjadi acuan dalam kegiatan-kegiatan PMI, terutama dalam core business-nya yaitu manajemen bencana.

Sampai saat ini PMI memang belum memiliki ahli GIS, namun dengan dukungan ahli GIS dari perwakilan Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah/IFRC di Jakarta (namanya Mas Yudho, apa khabar Mas Yudho?) PMI secara keperluan selalu mendapatkan dukungan peta dan data GIS dari IFRC.

Sekedar sumbang saran, berikut ini saya posting hal-hal yang perlu diperhatikan disaat nanti (mudah-mudahan) PMI memiliki subdivisi GIS. Beberapa hal perlu dipertimbangkan karena GIS berbasis data dan ada, paling tidak tiga Divisi, data penting dalam kegiatan-kegiatan PMI. Sehingga Visi dan Misi PMI dapat tercapai.




Hal-hal tersebut diantaranya adalah (ini kutipan langsung dari http://santosa.wordpress.com/2009/02/04/hal2-yang-harus-diperhatikan-dalam-penerapan-gis-di-organisasi-anda/ , di blog ini banyak tulisan yang pasti bermanfaat untuk mengetahui lebih dalam tentang GIS)



1. 1. Pertimbangkan tujuan strategis dari perusahaan anda. System GIS harus sejalan dengan strategi organisasi secara keseluruhan


2. Perencaanaan matang. Prosess perencanaan GIS akan memerlukan pemikiran dan waktu yang lama sehingga diperlukan persetujuan dan backing dari pihak atasan.


3. Melaksanakan seminar teknologi. Seminar GIS ini sangat diperlukan untuk mensosialisasikan dan mendapatkan masukan dan diikuti oleh ahli GIS (staff yang mengerti), pimpinan tiap departement/divisi, perwakilan pemerintah local.


4. Deskripsikan data yang diperlukan dan informasi apa yang akan diproduksi. Dari seminar tersebut akan diperoleh gambaran kasar mengenai macam informasi dan divisi yang memerlukan. Kemudian dianalisis berdasarkan prioritas tiap2 informasi.


5. Menentukan skope dari system: data (scale), hardware, software, timing.


6. Menentukan design data: resolusi, proyeksi peta, toleransi kesalahan, standard, konvarsi,


7. Menentukan model data logic: relasional, object-oriented, object-relational.


8. Menentukan system requirenments: interface, network communication, data transfer rate.


9. Benefit-cost, migration, and risk analysis: identifikasi biaya pertahun, perhitungan keuntungan tiap tahun, perhitungan rasio benefit-cost.


10. Implementasi: organisasi, legal, sytem integration, recruitment staff dan training.


3.3.09

Pemetaan Tematik Menggunakan Google Earth


Di blog Mas Edy Purnomo; http://inigis.info/blog/pemetaan-tematik-menggunakan-google-earth/; ada postingan informasi yang bagus, yaitu memanfaatkan Google Earth untuk pemetaan tematik. Berikut kutipan tulisannya.

Dengan memanfaatkan KML file, Bjørn Sandvik dari ThematicMapping.org telah membuat sebuah engine secara online dimana user bisa membuat peta tematik menggunakan Google Earth. Dengan engine ini user bisa membuat tampilan statistik secara spasial. Engine tersebut tersedia di http://thematicmapping.org/engine/. Untuk penjelasan lengkap mengenai tools tersebut, silahkan lihat pada video Youtube saat Bjørn Sandvik diundang Google mepresentasikan tools ini atau bisa juga menyimak presentasinya sang developer yang tersedia di SlideShare.




Seperti yang pernah saya singgung sebelumnya saat memposting Operasi GeoProcessing di Google Earth, bahwa Google Earth seharusnya bisa jadi bahan ajar yang paling baik karena kecanggihannya sebagai tools untuk memahami spatial pattern yang ada di permukaan bumi.Tools ini mungkin bisa jadi salah satu pembelajaran untuk itu, karena source code dan dokumentasi tools ini tersedia untuk di download secara gratis, setelah sang developer membuatnya menjadi sebuah project open source. Silahkan download di http://thematicmapping.org/downloads/



Demikian tulisan Mas Edy yang pasti bermanfaat bagi kita. Terutama untuk Risk Reduction. Terima kasih Mas Edy.

2.3.09

Dimana PMI Saat ini Memetakan Daerah Rawan Bencana?


Sejak bulan lalu PMI melaksanakan pemetaan risiko diberbagai daerah. Pelaksananya adalah Masyarakat di daerah program Pertama dan dibantu oleh sukarelawan PMI dan Koordinator Lapangan Program Pertama.

Pemetaan ini dibawah program Pertama yang didanai oleh Palang Merah Denmark, Dipecho, dan Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC).

Dimulai dari Jawa Tengah dan DIY.




Yang sedang berjalan saat ini adalah:

1. Kabupaten Polewali, Propinsi Sulawesi Barat di 4 desa. Mappers Pendamping: Lukman

2. Kabupaten Karawang, Propinsi Jawa Barat, di 3 desa. Mappers Pendamping: Nuriyani

3. Kabupaten Bandung, Propinsi Jawa Barat, di 4 desa. Mappers Pendamping: Asep "Menir" Kusnandar

4. Kabupaten Bogor, Propinsi Jawa Barat, di 4 desa. Mappers Pendamping: Dede "Kang Emon" Atmaja



Selamat Berkarya, semoga jerih payahnya dapat mengurangi risiko bencana dan juga menyelamatkan jiwa.

Sudah Punya GPS? : Persiapan Untuk Para Pelancong/Traveler, Petualang dan Pemudik


Bagi anda yang menyukai perjalanan wisata, petualang dan pemudik tentu memerlukan alat bantu navigasi untuk memudahkan perjalanan anda. Alat bantu atau yang umum dikenal dengan nama Personal Navigation Devices (PND) tentulah sangat bermanfaat bagi anda. Global Positioning System (GPS) adalah salah satunya yang saat ini umum beredar dipasaran yang ditujukan untuk membantu anda, menikmati perjalanan.



Garmin, Mio, Magellan adalah merk-merk yang sudad tidak di sangsikan lagi kehandalanya dalam membantu navigasi anda. Merk-merk itu sudah membanjiri pasaran.



Bagi pemudik mungkin bisa saja mengatakan “saya sudad hafal jalan dan tidak perlu alat bantu navigasi, baik itu peta maupun GPS (Global Positioning System)” Namun bukan tidak mungkin sebenarnya ada jalan yang tidak umum atau jalan pintas baru yang sebenarnya bisa membantu anda memintas jalan. Paling tidak GPS bisa membantu anda menunjukkan lokasi ATM, pom bensin atau kantor polisi terdekat.





Namun, tidak semua jenis GPS sesuai dengan kebutuhan anda. Bila waktu perjalanan anda banyak dihabiskan diatas mobil maka akan berbeda dengan kebutuhan bagi mereka yang banyak menghabiskan waktunya diatas kakinya sendiri (pejalan kaki), pengendara sepeda atau motor.



Hal ini dikarenakan GPS yang diperuntukkan penggunaannya di mobil memiliki ukuran yang sedikit lebih besar dari pada ukuran ideal, wakil dari GPS ini adalah GPS Garmin nuvi 205Wi , Mio C230, dan My Guide imove 3218. Selain ukurannya, dia membutuhkan adaptor AC. Sehingga tidak cocok bagi pejalan kaki ataupun pengendara sepeda atau motor.

Bagi pejalan kaki dan bikers (sepeda angin maupun motor), umumnya bisa menggunakan GPS Garmin type Etrex Vista HCx atau Map76CSXi (untuk yang versi Indonesia ada kode i dibelakangnya). Kedua jenis ini pernah saya gunakan untuk menemani perjalanan saya, hasilnya memuaskan.



Sebelum menggunakan GPS ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar GPS tetap berguna bagi anda dan tidak membahayakan anda.




Kartu Peta



Beberapa GPS seperti GPS Garmin type Etrex Vista HCx dan Map76CSXi membutuhkan Micro SD yang memuat peta daerah-daerah tertentu (untuk Kota-kota besar di Indonesia sudah tersedia). Bila tidak maka petanya masih kosong atau hanya memuat peta dasar saja. Ada penjual yang menggratiskan kartu ini bila membeli GPS di tokonya, ada juga yang dijual dengan harga terpisah. Harganya bervariasi, ada yang mencapai Rp. 500.000,-. Jadi pada saat mau membeli tanyakan apakah kartu petanya gratis atau harus membayar lagi.



Keselamatan pribadi:

1. Tempatkan GPS ditempat yang tidak menghalangi pandangan anda terhadap jalan, ataupun spion.

2. Gunakan breket GPS keluaran resmi dari pabrik GPS yang anda gunakan. Jangan hanya diletakkan di Dashboard, sehingga bila ada hentakan pada kendaraan GPS tidak terpental sehingga bisa menciderai kita.

3. Gunakan perekat yang kuat untuk menempelkan breket di dashboard atau stang kendaraan anda.

4. Jangan 100% percaya dengan apa yang ditunjukkan GPS anda, pepatah “malu Bertanya Sesat di Jalan” masih berlaku. Apalagi GPS untuk mobil bisa mengeluarkan suara yang terkadang membuat kita bingung atau panik.

5. Pikirkan tentang keamanan diri dan alat, hindari daerah “merah” (rawan kriminialitas), bila memang harus melewatinya tidak ada salahnya bila kita menyimpan atau mengambil tindakan pengamanan.



Selamat bertualang, ...

Another Articles

Ready to Download

Silahkan Unduh Manual dibawah ini, bila dijadikan referensi mohon dicantumkan sumbernya.

Manual Mahir Memanfaatkan Peta Navigasi.net untuk Garmin Map 76 CSx, ETrex Vista HCx dan Nuvi Series dalam 30 Menit

Manual singkat yang berisikan langkah-langkah Instalasi dan memanfaatkan peta navigasi.net untuk GPS Garmin Map 76 CSx, ETrex Vista HCx dan Nuvi Series


Manual Mahir Garmin Map 76 CSx dalam 30 Menit

Manual singkat yang berisikan langkah-langkah penggunaan GPS Garmin Map 76 CSx


Manual Garmin HCx untuk Pemetaan Risiko Bencana

Manual yang berisikan langkah-langkah penggunaan GPS Garmin HCx untuk memetakan risiko bencana, dan juga berisi bagaimana mengolah data di MapSource setelah mendapatkan data GPS


Daftar Legenda dalam Pemetaan Risiko Bencana

Berisikan legenda-legenda yang ada dalam manual SIGaP untuk Pemetaan Risiko digunakan dalam memetakan risiko bencana


Daftar Kebutuhan Pemetaan Risiko Bencana

Daftar yang berisikan keperluan-keperluan pemetaan risiko bencana yang biasa digunakan oleh PMI


Daftar Istilah dalam Pemetaan Risiko Bencana

Berisikan istilah-istilah yang ada dalam manual SIGaP untuk Pemetaan Risiko digunakan dalam memetakan risiko bencana


Kamus SIGaP/ Dictionary of PGIS

Berisikan istilah-istilah yang digunakan dalam Sistem Informasi Geografis Partisipatif, keluaran PPGIS/IAPAD


Diagram Alur Pemetaan Risiko Bencana

Diagram alur pemetaan risiko bencana yang biasa digunakan oleh PMI


Formulir Hazard

Formulir Hazard/Ancaman yang biasa digunakan oleh PMI


Formulir Isian

Formulir Isian dalam pemetaan risiko yang biasa digunakan oleh PMI




Daftar di bawah ini merupakan Bab-bab yang ada dalam Buku Manual Sistem Informasi Geografis Partisipatif (SIGaP): Pemetaan Risiko yang dilakukan secara Partisipatif

Bab 2: GPS

Bab 2 dari buku Manual SIGaP untuk Pemetaan Risiko, yang merupakan buku pertama dalam rangkaian buku Pemetaan Risiko. Berisikan dasar-dasar GPS dan hubungannya dengan Risiko Bencana


Bab 4: Analisa Data

Bab 4 dari buku Manual SIGaP untuk Pemetaan Risiko, yang merupakan buku pertama dalam rangkaian buku Pemetaan Risiko. Berisikan bagaimana menganalisa data yang sudah didapat dalam pemetaan di lapangan oleh Sukarelawan PMI


Bab 5: Membuat Peta Tumpang Susun/Overlay, Peta Dinding, dan 3 Dimensi

Bab 5 dari buku Manual SIGaP untuk Pemetaan Risiko, yang merupakan buku pertama dalam rangkaian buku Pemetaan Risiko. Berisikan bagaimana membuat peta tumpang susun, peta dinding, dan peta 3 Dimensi. Langkah ini merupakan langkah berikutnya setelah pengolahan data dengan MapSource


Bab 6: Google Earth

Bab 6 dari buku Manual SIGaP untuk Pemetaan Risiko, yang merupakan buku pertama dalam rangkaian buku Pemetaan Risiko. Berisikan dasar-dasar pemanfaatan Google Earth dalam pemetaan Risiko

Ready Downloaded List: Mapping Software

Download Google Earth
Google Earth Versi 6.2

Unggah Google Earth versi terbaru



Download MapSource Mutakhir MapSource software version 6.16.3

Tingkatkan MapSource anda dengan piranti lunak MapSource terbaru dari sumber aslinya



Up Date software unit Garmin Anda Up Date Software Garmin Anda

Tingkatkan Performa GPS Receiver Garmin anda dengan piranti lunak dari sumber aslinya

Reader